Senin, 26 November 2012

Tugas 2 Pengantar Bisnis



1. BUATLAH SATU CONTOH PERUSAHAAN NYATA YG UNIVERSAL YANG DAPAT MENJELASKAN TUJUAN PERUSAHAAN :

Perusahaan Asuransi AJB Bumi Putra, salah satu tujuan Perusahaan adalah Mensejahterakan dan mencerdaskan kehidupan Bangsa Indonesia melalui asuransi dihari tua.

2. JELASKAN TENTANG PENDEKATAN BISNIS DENGAN MENGGUNAKAN CONTOH PERUSAHAAN YANG NYATA :

Perusahaan Asuransi AJB Bumi Putra didirikan pada tahun 1912, Bentuknya mutual (Bersama) dimana kekuasaan tertingga ada dibadan perwakilan anggota.

3. PENGARUH LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL :
Faktor lingkungan internal yang berada pada suatu perusahaan terdiri dari direktur, manager dan karyawan. Faktor tersebut dapat mempengaruhi perusahaan jika adanya kerjasama yang baik ataupun sebaliknya. Jika direktur, manager dan karyawannya dapat mengelola perusahaan dengan semaksimal mungkin, alhasil perusahaanpun akan tumbuh berkembang secara operasional. Dan jika tidak adanya kerjasama yang baik antara direktur, manager dan karyawan maka perusahaan akan mengalami ketidakberhasilan atau kerugiaan yang dialami perusahaan.

Tugas 1 Pengantar Bisnis




1.SKEMA BISNIS USAHA NASI GORENG :
Dalam sebuah Proposal usaha makanan, diantaranya Proposal usaha nasi goreng, proposal makanan tradisional, proposal usaha kue bolu, contoh proposal usaha donat, proposal usaha burger, proposal usaha donat, proposal usaha keripik bayam, proposal usaha brownies, proposal usaha martabak, proposal usaha telur asin dll, keberadaan analisa usaha atau studi kelayakan usaha mutlak diperlukan, untuk itu dalam contoh proposal usaha ini juga menampilkan bentuk kongkrit dari studi kelayakan usaha sebuah usaha makanan.
Dalam banyak kasus proposal usaha seringkali terjebak kedalam permainan kalimat dan tidak memperhatikan aspek analisa usaha untuk itu dalam contoh proposal usaha ini penekannya akan lebih banyak pada analisa kelayakan usahanya. Silahkan simak contoh proposal usaha berikut ini apabila anda ingin membuat Proposal usaha nasi goring

A. Pendahuluan

Latar belakang
Pada saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan secara simpel dan efisien. Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya mereka lebih memilih untuk memesan makanan dari pada membuatnya sendiri dengan alasan pertimbangan waktu dan tenaga walaupun memang sedikit mahal.
Dalam memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus diketahui adalah peluang pasar dan bagaimana menggaet order, Bagaimana peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara memperoleh order tersebut. Yang kedua adalah kita harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas. Yang ketiga adalah persiapkan mental dan keberanian memulai. Singkirkan hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan perang batin antara berkeinginan dan keraguan. Jangan lupa harus siap menghadapi resiko, dimana resiko bisnis adalah untung atau rugi. Semakin besar untungnya maka resikonya pun semakin besar. Yang terpenting adalah berani mencoba dan memulai. Lebih baik mencoba tetapi gagal dari pada gagal mencoba.

A. Aspek manajemen
Bisnis ini dimiliki bersama dengan sistem bagi modal dan dikelola secara bersama-sama dan tiap orang mempunyai tugas masing-masing, misalkan dari 5 orang
3 orang bertugas membuat masakan dan penyajiannya, 2 orang bertugas mencari bahan masakan, mengantar pesanan dan melakukan perekrutan tenaga kerja apabila membutuhkan.

B. Aspek Pemasaran
·         Target Pasar Yang bekerja sepanjang tahun atau selama bisnis itu hidup adalah pemasaran, keuangan dan administrasi. Target pasar adalah seluruh kalangan masyarakat yang ingin berefisien waktu dan tenaga.
·         Konsep pemasaran terdiri dari 4 elemen (Price+Place+Promotion). Untuk produk, Anda mesti mensurvai para pesaing-pesaing Anda. Langkah berikutnya, bertanya kepada diri kita sendiri untuk maju selangkah lebih maju. Misalnya, dengan melakukan inovasi. Contoh, bagaimana caranya membuat nasi goreng kita beda dan terlihat lebih unik serta kalau bisa catering murah.
·         Produk dan penetapan Harga Untuk menetapkan harga kita perlu melakukan riset dan membandingkannya dengan strategi harga Anda. Tidak jarang harga kita terlalu mahal karena sistem produksi yang salah dan tidak efektif. Di sini Anda perlu melakukan percobaan berkali-kali sampai menemukan formula yang pas dan bisa bersaing dengan hargs murah lainnya.
·         Distribusi dan Promosi Salah satu cara untuk promosi adalah dengan menawarkan harga miring untuk setiap menu masakan

C.Aspek Operasional
Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu dipersiapkan rapi. Mulai menghitung kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan itu.

D. Kiat-Kiat Pengelolaan Usaha
Apa yang menjadi kunci sukses bisnis? Punya Visi, Rencana Matang, Rencana usaha diperlukan untuk perlindungan bisnis kita. Kita perlu memiliki wawasan yang luas, dan tiap masalah minimal telah kita periksa

E. Aspek Keuangan
Pada aspek keuangan ini yang tentunya modal usaha yang dibutuhkan kita juga harus di hitung secara matang dan terperinci dengan menganalisa Proyeksi Keuangan 1 bulan, Kas, Perlengkapan, Peralatan, rata2 Pendapatan perhari, Laporan Laba /Rugi dan biaya2 lain.
  
2. ALASAN MANUSIA BELAJAR NISNIS
·         Alasan kami pribadi yaitu untuk menunjang kebutuhan perkuliahan agar kami lebih memahami bisnis dalam bidang akuntansi.
·         Orang-orang belajar bisnis untuk mencari laba atau keuntungan dengan cara berdagang, baik berdagang barang maupun jasa.
·         Orang-orang belajar bisnis juga untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang bisnis agar mereka tidak tertipu dan dapat berkecimpung dalam dunia bisnis.
·         Untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder, tersier yang hanya bisa di dapatkan dengan berbisnis.

3. SEJAK KAPAN BISNIS ITU MUNCUL  :
bisnis muncul sejak adanya perdagangan jual beli barang atau jasa antara pembeli dan penjual yang bertujuan untuk saling memenuhi kebutuhannya. Jadi bisnis itu muncul sejak jaman dahulu, bahkan sebelum muncul nya mata uang manusia sudah melakukan bisnis. Contohnya: pada zaman dahulu banyak orang melakukan jual beli dengan cara menukarkan barang yang mereka miliki dengan barang yang akan dibeli ( barter )

Rabu, 14 November 2012


Pengujian Budaya Etis Organisasi Berpengaruh Positif Terhadap
Idealisme.
           
Pengaruh budaya etis organisasi terhadap idealisme sebesar 0,603 (berhubungan
positif) . Kondisi ini membuktikan bahwa budaya etis organisasi berpengaruh terhadap idealisme. Hasil penelitian ini berhasil mendukung penelitian sebelumnya (Douglas  et al. 2001; Forte, 2004), yang menyatakan bahwa budaya etis organisasi berpengaruh postif terhadap idealisme. Penelitian yang dilakukan oleh Sims (1992) juga menyatakan bahwa budaya etis organisasi melakukan perubahan atas  nilai personal sesorang dalam organisasi. Hasil ini sesuai dengan postulat yang dikemukakan oleh Hunt dan Vitell (1986) dan Trevino (1986) bahwa budaya etis organisasi berpengaruh terhadap perilaku etis.
Kondisi ini membuktikan bahwa budaya etis organisasi berhubungan
positif dengan idealisme. Budaya  etis organisasi pun turut menjadi faktor yang mempengaruhi etika individu, sebab dengan semakin seringnya pimpinan dan aparatur  Bawasda melakukan aktivitas etis bahkan, maka  akan meningkatkan konsistensi perilaku pada standar nilai (idealisme).  

  • Pengujian Budaya Etis Organisasi Berpengaruh Negatif Terhadap Relativisme
     
penelitian ini tidak berhasil dibuktikan, diduga karena kurangnya pelatihan standar etika pemeriksaan bagi aparatur. Pelatihan-pelatihan yang ada hanya diikuti oleh pimpinan tertentu dan hasilnya kurang disosialisasikan kepada aparatur dibawahnya, sehingga hasil yang diperoleh pimpinan tidak dapat diketahui oleh aparatur dibawahnya.  sebagian besar pelatihan yang ada diikuti oleh pimpinan (Kabid, Kasubbid) sebesar 88,09%, staf sebesar 11, 91%.  
Dalam teori etika responden cenderung bersifat teleologi (perhatian, fokus                                                                                                                      perilaku dan tindakan manusia lebih pada bagaimana mencapai tujuan dengan sebaikbaiknya), seperti yang dikemukakan oleh Satrio (2003) bahwa kinerja Bawasda dinilai masih ABS (Asal Bapak Senang). Diilihat dari segi teori Kohlberg aparatur Bawasda masih pada level  conventional (seseorang mulai menerima nilai dengan sedikit kritis, berdasarkan relationship) seperti yang dikemukakan oleh Satrio (2003) bahwa kinerja aparatur Bawasda kurang independen, yang disebabkam kedudukan Bawasda dibawah pimpinan daerah. Dengan demikian penelitian ini tidak mendukung penelitian sebelumnya (Sims, 1992), maupun postulat Hunt dan Vitell (1986) dan Trevino (1986), akan tetapi mendukung penelitian yang dilakukan oleh Douglas  et al, (2001) yang menyatakan bahwa budaya etis organisasi tidak mempengaruhi relativisme.

  • Pengujian Idealisme Berpengaruh Positif  Terhadap Sensitivitas Etika

Kondisi ini membuktikan bahwa idealisme berhubungan positif dengan sensitivitas etika, akan tetapi hasil tidak signifikan,  hal ini disebabkan responden menganggap hal yang tidak etis adalah ketika merugikan orang lain. Dimungkinkan adanya perbedaan tentang persepsi etika yang diyakini oleh responden yang lebih cenderung bersifat teleologi yaitu perhatian dan fokus perilaku dan tindakan manusia lebih pada bagaimanamencapai tujuan dengan sebaik-baiknya, dengan kurang memperhatikan apakah cara, teknik, ataupun prosedur yang dilakukan benar atau salah (Syafruddin, 2005). Pada tahap perkembangan moral responden dianggap masih pada level conventional yaitu seseorang sudah memperhatikan aturan-aturan sosial dan kebutuhan-kebutuhan atas dasar relationship. Skenario yang dibuat tentang; kegagalan dalam pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditetapkan, penggunaan jam kantor untuk kepentingan pribadi dan subordinasi                                                                                                                        
judgment dalam hubungannya dengan prinsip-prinsip akuntansi,  tidak dianggap merugikan. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Shaub et al, (1993).

Jumat, 09 November 2012


Pengantar Bisnis bagi Mahasiswa





I.       PENDAHULUAN
Kegiatan bisnis dapat dirasakan oleh semua orang. Setiap hari kita terlibat dalam kegiatan bisnis seperti : berbelanja di pasar, membaca Koran, menonton televise, menggunakan angkutan kota, mengendarai motor, membeli makan di warung, membaca buku, ‘searching’ internet, memakai baju, menghubungi teman dengan HP, dan sebagainya.   
Berbagai produk kita gunakan sebagai penunjang kegiatan dan pasti berhubungan dengan bisnis. Misalnya ketika menggunakan internet, kita berhubungan dengan bisnis warung internet, komputer atau laptop dan notebook (beragam merek Toshiba, AXIO, Apel, Dell, HP, dll), USB / eksternal harddisk, provider internet (Telkom Speedy, Telkomsel, Indosat, Esia, Axis, XL, dll), listrik dari PLN, FB, Twitter, Google, Bank Indonesia, ATM, dsb. Puluhan bahkan ratusan bisnis terhubung hanya untuk satu aktifitas menggunakan internet.
II.  HAKIKAT BISNIS
Hakikat bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia, organisasi ataupun masyarakat luas. Businessman (seorang pebisnis) akan selalu melihat adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayaninya secara baik sehingga masyarakat menjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah si pebinisnis akan mendapatkan keuntungan dan pengembangan usahanya.
Melihat asal katanya (bahasa Inggris) berarti Perusahaan, Urusan atau Usaha. Hugges and Kapoor menyatakan : Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a profit, the goods and services that satisfy society’s needs. The general term business refers to all such efforts within a society or within an industry.
Orang yang berusaha menggunakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis di sebut entrepreneur.
Adakah bisnis yang tidak bermotif mencari keuntungan ? Kalau diamati ada bisnis yang bermotif tidak mencari keuntungan seperti sekolah / perguruan tinggi CIC, PDAM, PLN, Pembuatan SIM/KTP, Puskesmas.RSUD, kebersihan kota, keamanan dan ketertiban lalu lintas. Walaupun ada pembayaran dari konsumen lebih diarahkan untuk operasional bisnis tersebut bukan mencari keuntungan bagi pemiliknya.
Hal di atas terkait definisi dari Brown and Petrello yang menyatakan : Business is an institution which produces goods and services demanded by people.
Bisnis dibedakan menjadi 4 macam berdasarkan jenis kegiatannya :
  • Bisnis ekstraktif;
  • Bisnis agraris;
  • Bisnis industry;
  • Bisnis jasa;
Dapat juga berkembang menjadi 9 macam kegiatan, yaitu : usaha pertanian, produksi bahan mentah, pabrik / manufaktur, konstruksi, usaha perdagangan besar dan kecil, transportasi dan komunikasi, usaha financial, asuransi, dan real estate, usaha jasa, dan usaha yang dilakukan oleh pemerintah.l
Bisnis dibedakan menjadi 4 macam kegunaan :
·         kegunaan bentuk / form utility;
·         kegunaan tempat / place utility;
·         kegunaan waktu / time utility;
·        kegunaan pemilikan / possession utility.


Daya Tarik Bisnis
Indonesia sebagai Negara agraris dan maritime sangat ketinggalan dalam hal motivasi bergerak di bidang bisnis. Mengapa ? secara psikologis masyarakat di Indonesia merasa lebih berharga / bermartabat bila bekerja sebagai pegawai (terutama PNS) walaupun bergaji kecil. Padahal pebisnis bisa memiliki penghasilan lebih dibanding pegawai dan bahkan memiliki pegawai (karena pebisnis mengembangkan usahanya dan membutuhkan bantuan oranglain).
Faktor kontinuitas bisnis adalah : (sumber Buchari Alma : Pengantar Bisnis)
·         Likuiditas, yaitu kemampuan bisnis membayar utang-utang pada saat jatuh tempo. Likuiditas juga berarti mampu menjaga kelancaran proses produksi agar suplai hasil produksi lancer;
·         Solvabilitas, yaitu berusaha agar modal sendiri / asset bisnis lebih besar dari utangnya;
·         Soliditas, yaitu kemampuan bisnis untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Kepercayaan meliputi moral pengelola bisnis, tepat dalam berjanji, dan dipercaya dalam bidang keuangan;
·         Rentabilitas, yaitu bisnis mampu memperoleh keuntungan yang layak tidak merugi;
·         Crediet Waardigheid, yaitu bisnis dipercaya sehingga layak memperoleh kredit / pinjaman.
Sejarah Perkembangan Bisnis
Sekarang adalah jaman globalisasi. Dunia semakin transparan dan persaingan bisnis semakin hebat, baik perusahaan nasional maupun multinasional. Media massa menyatakan ‘perang dagang’ antara Jepang dan Amerika juga China dan Amerika. Begitu juga antara Jepang dan Korea di Indonesia dalam memasarkan mobil dan elektronik. Belum lagi produk China membanjiri pasar Indonesia. Sebelumnya tentu kita tahu berbagai produk masuk dan mengusai pasar Indonesia, seperti restoran siap saji (AW, KFC, McD, Pizza Hut) atau makanan dan minuman (Cocacola, Nestle, FrisianFlag), elektronik (Sharp, Toshiba, LG, HP, Blackberry, Nokia, Samsung, Nexian).
Lalu, Indonesia dan masyarakatnya apakah hanya akan tinggal diam ?
Peluang-peluang dalam Bisnis
Jika anda seorang mahasiswa, kelak akan terjun ke dunia bisnis maka mulailah menekuninya sejak sekarang. Mulailah belajar memikul tanggung jawab, latihlah keterampilan dan keahlian anda. Galilah bermacam pengalaman dari tingkat yang paling sederhana. Semua usaha tersebut akan menjadikan anda memiliki pondasi yang kuat mencapai tingkat yang lebih tinggi / professional.

III.       KESIMPULAN
Silahkan ukur diri sendiri dengan melingkari salah satu angka sesuai kepribadian anda :
Yakin pada diri sendiri, optimis, kepemimpinan, fleksibilitas, bisa mengelola uang, imajinasi, bisa merencana, sabar, tegas, semangat, tanggungjawab, kerja keras, dorongan mencapai sesuatu, integritas, percaya diri, relisme, organisasi, ketepatan, ketenangan, memperhitungkan resiko, kesehatan fisik, komunikasi dengan orang lain, kebebasan, bisa bergaul, membuat keputusan.

Minggu, 04 November 2012

Tugas 4 Etika Profesi Akuntansi

Jelaskan apakah bribery merupakan suatu tindakan yang tidak etis dengan memberikan sebuah contoh kasus !

Bribery ( suap ) adalah tindakan membayar uang secara ilegal untuk mendapatkan keuntungan atau kemudahan dalam proses birokrasi.
Bribery merupakan suatu tindakan yang sangat tidak etis karena berlawanan dengan hukum dan sangat tidak dibenarkan oleh hukum. Tindakan bribery ini sangat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Selain itu, suap menyuap juga menjadikan biaya operasional pemerintahan menjadi membengkak. Anggaran yang seharusnya diprioritaskan untuk kesejahteraan masyarakat, malah masuk ke kantong-kantong pribadi pejabat, atau memperkaya diri.
Contoh kasus :
Baru-baru ini, contoh pejabat publik yang terjerat kasus suap adalah Wali Kota Bekasi Mochtar Muhammad. Pada Oktober 2011 lalu, Wali Kota Bekasi Moctar Muhammad sujud syukur setelah Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung memvonis bebas. Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama, Mahkamah Agung (MA) menganulir keputusan bebas Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pindana Korupsi. MA berdalih bahwa politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu terbukti menyuap dan menerima suap.
MA menjelaskan, Mochtar terbukti melakukan penyuapan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Jawa Barat. Modusnya, ia meminta pimpinan satuan kerja di Pemerintah Kota Bekasi untuk menyisihkan dua persen uang proyek sampai terkumpul Rp 4,5 miliar. Atas perintah Mochtar, Rp 4 miliar itu diberikan kepada anggota DPRD Jawa Barat agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bekasi segera disetujui.
Kasus serupa menimpa Soemarmo, wali kota Semarang. Pria yang juga diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menjadi tersangka dalam kasus suap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2012. Pria yang sebelumnya berkarir sebagai sekretaris daerah ini telah ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Cipinang selama 20 hari Sejak 30 Maret lalu.
Kasusnya terungkap setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 2 Anggota DPRD Sumartono dan Agung Pumo Sarjono serta Sekda Akhmat Zaenuri pada Oktober 2011 lalu. Ketiganya telah ditahan lebih dulu.

Sumber : http://politik.kompasiana.com/2012/05/01/fenomena-politik-suap-kepala-daerah-masalah-dan-solusinya/

Tugas 3 Etika Profesi Akuntansi

Jelaskan mengenai kode etik akuntansi dengan singkat dan jelaskan apa yang dimaksud dengan kreadibilitas, profesionalisme, dan skeptisme !
Jawab :
Kode etik akuntan Indonesia memuat delapan prinsip etika sebagai berikut :
1.        Tanggung jawab profesi
2.        Kepentingan publik
3.        Integritas
4.        Objektivitas
5.        Kompetensi dan kehati-hatian profesional
6.        Kerahasiaan
7.        Perilaku profesional
8.        Standar teknis
Kreadibilitas
Kredibilitas adalah kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Kredibilitas berkenaan dengan sifat-sifat komunikator. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kredibilitas seseorang muncul karena persepsi yang berasal dari komunikan terhadap sifat-sifat yang melekat pada orang tersebut.
Profesionalisme
Profesionalisme (profésionalisme) ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal daripada profesion yang bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya. Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku, kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional.
Skeptisme
Skeptisme adalah ketidakpercayaan atau keraguan seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya.

Tugas 1 Etika Profesi Akuntansi

Tugas 1

1. Apa yang dimaksud dengan kode etik? Berikan contohnya!
Jawab :
Kode etik merupakan suatu bentuk aturan tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat dibutuhkan akan dapat difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara umum dinilai menyimpang dari kode etik.

Contoh penerapan kode etik :
·        Kode Etik Guru
“ Guru memiliki kewajiban untuk membimbing anak didik seutuhnya dengan tujuan membentuk manusia pembangunan yang pancasila ”. Inilah bunyi kode etik guru yang pertama dengan istilah “ berbakti membimbing ” yang artinya mengabdi tanpa pamrih dan tidak pandang bulu dengan membantu ( tanpa paksaan, manusiawi ). Istilah seutuhnya lahir batin, secara fisik dan psikis. Jadi guru harus berupaya dalam membentuk manusia pembangunan pancasila harus seutuhnya tanpa pamrih.
·         Kode Etik Guru Pembimbing / Konselor Sekolah
“ Konselor harus menghormati harkat pribadi, integritas dan keyakinan kliennya ”. Apabila kode etik itu telah diterapkan maka konselor ketika berhadapan dalam bidang apapun demi lancarnya pendidikan diharapkan memiliki kepercayaan dengan kliennya dan tidak membuat kliennya merasa tersinggung.

2. Etiskah anda jika anda menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi? Jelaskan alasannya!
Jawab :
Tidak etis, karena menurut saya mobil dinas adalah kendaraan atau fasilitas yang diberikan oleh dinas atau institusi kepada seseorang untuk menunjang segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan dinas. Jadi apapun alasannya jika itu untuk kepentingan pribadi menurut saya sangat tidak etis.